Pabrik Rokok akan segera berdiri di kawasan FTZ Tanjungpinang

Iklim investasi di ibukota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang mulai menggeliat.
Industri berskala besar dan melibatkan banyak tenaga kerja akan segera beroperasi di
kawasan tersebut. Salah satunya akan dibangun sebuah pabrik rokok di lahan seluas 16 hektar
di kawasan Free Trade Zone, Dompak, Tanjungpinang yaitu PT Megatama Pinang Abadi dan
PT Batu Karang Indonesia asal Malang yang akan menginvestasikan modalnya hingga Rp
200 miliar dan mampu menyerap tenaga kerja mencapai 5.000 tenaga kerja.
Menurut Sunadi, Direktur Utama PT Megatama Batu Karang Indonesia mengatakan Investasi
tahap awal senilai Rp50 miliar, dan akan terus berlanjut hingga tahap keempat dengan total
investasi Rp200 miliar. Selain itu, saat ini pihaknya juga masih menyelesaikan beberapa
perizinan untuk pembangunan di kawasan tersebut.
Terkait rencana itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Badan Pengusahaan kawasan
perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone) juga telah menandatangani
Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan rokok asal Malang itu.
Menyikapi bentuk komunikasi dengan PT Batu Karang Indonesia yang dikabarkan sudah
berlangsung selama 4 tahun terakhir, Kepala BP Kawasan FTZ Tanjungpinang Den Yealta
mengatakan peletakan batu pertama pembangunan pabrik rokok tersebut akan dilakukan
pada tahun ini juga, Juli 2017.
Manager Marketing dan Pemasaran PT Batu Karang Indonesia, Guntur mengatakan,
pihaknya akan membangun pabrik rokok tersebut dengan luas 10 Hektar di Pulau Dompak
tersebut. Keinginan membangun pabrik tersebut berdasarkan letak geografis Kepri yang
strategis, terkhusus Tanjungpinang. Selain itu juga berdasarkan jalur ekspor yang bisa diakses
ke beberapa negara yaitu Malaysia, Vietnam, Thailnd, dan Afrika yang sangat dekat. Ini
menunjukkan bahwa wilayah Tanjungpinang menjadi daerah yang cocok untuk menanamkan
modal investasi, “ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *