Dua Kapal Uji Coba Sandar di Pelabuhan Tanjung Moco

Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang melakukan uji coba
perdana kapal sandar KN Rantas dan KN Jadayat di Pelabuhan Tanjung Moco Pulau
Dompak, Kepulauan Riau. Uji coba tersebut bertujuan agar pengusaha-pengusaha yang
kapalnya mengantri di pelabuhan Sri Payung atau beberapa pelabuhan lainnya tidak perlu
menunggu lama untuk melakukan kegiatan bongkar barang.
Menurut Aprianus Hengki, selaku Kepala KSOP Tanjungpinang mengatakan, pembangunan
Pelabuhan Tanjung Moco ini sudah dilakukan dari tahun 2010 dan ini sudah dalam tahap ke
enam. Selain itu, pembangunan pelabuhan ini juga direncanakan akan bertambah dari yang
memiliki panjang sekitar 70 m dengan maximal 1000 DWT bertambah menjadi 170 m dan
bisa disandari kapal 3000 DWT. Tahap ke enam ini adalah sebuag bentuk janji kami ke
pemerintah daerah untuk da[at menyelesaikan Pelabuhan Tanjung Moco. “Paparnya.
Terkait kekhawatiran pengusaha karena kawasan ini adalah kawasan Free Trade Zone (FTZ),
KSOP sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pengusahaan Tanjungpinang terkait agar
adanya persamaan persepsi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengunaan
fasilitas pelabuhan ini.
Selain itu, menurut Kepala Badan Pengusahaan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas
(Free Trade Zone), Den Yealta mengatakan akan mempersiapkan dan memperjuangkan
Pelabuhan Tanjung Moco untuk dikembangkan menjadi pelabuhan kegiatan ekspor dan
impor yang dibutuhkan di kawasan bebas di Dompak karena akan ada lima perusahaan
industri yang akan melakukan kegiatan ekspor dan impor terhadap produknya. Perusahaan itu
antara lain memproduksi rokok, minuman kaleng dan pesawat apung.
Hengki berharap di tahun ini Pelabuhan Tanjung Moco tidak hanya bisa dimanfaatkan para
pengusaha tapi juga bisa dimanfaatkan oleh kapal penumpang apabila ada sesuatu yang
emergency, tutup Hengki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *